Sedekah adalah harta kita yang sebenarnya Sedekah Sekarang

Cerita Horor Pesantren: Gedung Baru

Cerita Horor Pesantren memang sering kali menjadi sebuah perhatian yang menarik untuk dibahas
Cerita Horor Pesantren: Gedung Baru

Cerita Horor Pesantren memang sering kali menjadi sebuah perhatian yang menarik untuk dibahas entah datang dari sumber yang jelas atau hanya untuk mencari topik obrolan di malam hari. 

Terlebih jika ceritanya datang dari dunia pesantren, karena selain ceritanya yang menakutkan biasanya terselip humor di dalamnya. Karena bukan hanya orang di luar pesantren saja yang ingin tau cerita mistis di pesantren bahkan santri itu sendiri pun sangat antusias untuk mendengarkan kisah-kisah horor seputar pesantren, terlebih jika kisah itu langsung diceritakan oleh ustadz.

Sepengalaman pribadi saya selama hidup di pesantren mungkin belum pernah menemui atau mengalami secara langsung hal-hal mistis atau kejadian aneh yang sempat dialami atau mungkin hanya karena saya nya sendiri saja yang kurang peka terhadap hal-hal tersebut hehe. 

Karena mindset setiap orang akan berbeda-beda, ada tipe orang yang jika melihat daun pisang bergoyang-goyang di malam hari lalu keesokan harinya dia akan bercerita jika semalam dia melihat sesosok makhluk, dan ada juga tipe orang yang hanya menganggap angin lalu, jika subjek yang ia lihat tadi hanya daun yang tertiup angin. 

Nah, mungkin saya adalah tipe orang yang kedua tadi, tidak memperpanjang cerita dan hanya menganggap jika apa yang terjadi tadi hanya pikiran negatif yang tidak harus diperpanjang.

Pada artikel kali ini saya hanya akan menceritakan kejadian yang sempat mengganggu pikiran saya saat itu, saya sudah sempat berusaha melupakan kejadiannya tapi masih saja terasa mengganjal jika mengingatnya kembali. 

Bagaimana kejadiannya? Baik akan saya ceritakan..

Cerita Horor Pesantren: Gedung Baru

Ini kisah nyata pribadi yang saya alami ketika saya masih duduk di kelas akhir atau kelas 3 SMA. 

Kejadiannya bermula ketika saya sedang ingin mencari tempat untuk menghafal Al-Qur'an, seingat saya waktu itu ba'da maghrib dimana para santri saat itu sedang menghafal Al-Qur'an ada yang sedang tahsin, setoran hafalan dan lain-lain.

 
Karena suasana di masjid saat itu menurut saya tidak membuat saya fokus untuk menghafal maka saya memilih untuk mencari tempat yang aga sunyi yang jauh dari keramaian. 

Kebetulan saya melihat teman saya berjalan menuju gedung kelas yang sedang dibangun dan saya yakin dia pun pasti demikian ingin mencari tempat yang lebih sepi untuk menghafal.

Saya lekas mencari sandal di beranda masjid dan langsung menyusul teman saya yang sudah lebih dulu menuju gedung yang sedang di bangun tersebut, tapi saya rasa dia cepat sekali sampai di gedung itu karena saya sudah tidak melihat nya lagi.

Ya tadinya saya sempat berpikiran kalo dia sedang buru-buru karena ingin mengejar setoran hafalan. 

Sesampainya di gedung itu saya mendengar jelas suara dia sedang melantunkan ayat Qur'an, entah surat apa yang sedang ia baca karena suaranya menggema di ruangan kosong tersebut.

"Zaall.." Saya mencoba memanggil namanya memastikan kalo dia memang teman saya karena lampu di ruangan tersebut tidak dinyalakan

Tidak ada jawaban, dia tetap membaca Qur'an

Hm.. saya berpikir kalo dia memang benar-benar sedang tidak ingin diganggu. Tadinya saya ingin masuk ke ruangan tersebut tapi karena dia tidak membalas panggilan saya, saya pun memilih masuk ke ruangan kelas sebelahnya.

Bermenit-menit berlalu saya fokus menghafal surat-surat, membaca mengulang satu persatu ayat demi ayat.

Namun saya tidak mendengar lagi suaranya yang sedang membaca Qur'an. Saya pun ikut terdiam, dan tiba-tiba dia berdekhem "ekheem.." 

Oh ternyata masih ada pikir saya

Saya pun coba menghampiri untuk sekedar basa-basi menanyakan sudah berapa surat yang dihafal. 

Sesampainya di ruangan tersebut karena sangat gelap, lekas saya mencari kontak untuk menyalakan lampu.

"Dimana sih ini stop-kontak nya.." ucap saya kesal meraba-raba dinding mencari kontak lampu 

Cetrek.. lampu pun menyala 

Seisi ruangan tersebut terlihat begitu terang dan jelas, kursi dan meja tersusun rapih

Tak ada seorang pun di dalam ruangan tersebut

Sepintas saya tidak berpikiran negatif, tetap positif, mungkin saja dia sudah keluar terlebih dahulu sebelum saya menghampiri nya

Lalu saya cek kembali kanan kiri ruangan, mungkin dia belum jauh dan sedang berjalan..

Tapi..

Memang sepertinya tidak ada orang

Seketika bulu kuduk saya berdiri, lekas mengalihkan pandangan ke arah saya menyimpan sandal sebelumnya

Lekas pergi meninggalkan ruangan atau kelas tersebut tanpa mematikan lampu saklar nya kembali. 

Lalu saya segera kembali ke mesjid untuk mencari teman yang saya kira tadi yang mengaji di kelas

"Zall.. kamu tadi ngaji di kelas atas itu kan?" Tanya saya berharap kalo memang tadi dia lah yang mengaji di dalam kelas tersebut

 
"Nggak kok, dari tadi saya ga kemana-mana.."

Saya pun terdiam dan merenung mengingat kembali kejadian yang baru saja terjadi, apa mungkin hanya saya yang salah dengar atau hanya halusinasi semata

Tapi dari seseorang yang menuju kelas tersebut sampai dia mengaji dan berdeham itu sangat benar-benar terjadi

"Emang kenapa?" Tanya temanku melihat ku melamun

"Oh ngga, di kirain tadi kamu ke kelas.." jawab saya 

Timbullah pertanyaan di benak saya saat itu, jika bukan teman saya yang mengaji di kelas kosong dan gelap tersebut lalu siapa? 

Apa mungkin orang lain? Tapi kalau memang orang kenapa begitu cepat menghilang dari jarak saat dia berdekhem dengan saat saya menghampiri orang tersebut? 

Saya tidak akan mengira itu orang lain, karena dari cara orang tersebut berpakaian hingga gaya dia berjalan postur tubuh nya memang benar seperti teman saya

Tapi, ah sudahlah..

Jika dia memang orang mungkin saya hanya salah lihat, ataupun jika memang benar yang saya alami tadi adalah kejadian ghaib saya pun tidak memungkiri, memang mereka pun benar ada keberadaanya.

Nah, itu dia barusan cerita pengalaman mistis saya ketika mondok dulu, mungkin ada yang pernah sama mengalaminya juga, silakan beri komentar dibawah, atau mau sharing pengalaman mistis nya juga di blog ini boleh.

Di artikel selanjutnya kita akan cerita-cerita horor lagi seputaran di kehidupan pesantren

Nantikan cerita horor pesantren kami berikutnya dengan judul Penghuni belakang asrama.

Bye see you soon!

Posting Komentar