Sedekah adalah harta kita yang sebenarnya Sedekah Sekarang

Tipe-tipe Anak Pesantren nih! Kamu Yang Mana?

Lain di dunia kayangan lain di dunia pesantren, terkadang ada saja berbagai macam tipe-tipe anak pesantren
Tipe-tipe Anak Pesantren

Lain di dunia kayangan lain di dunia pesantren, terkadang ada saja berbagai macam tipe-tipe karakter manusia

Hal ini lah yang membuat kita semakin mengerti arti perbedaan untuk saling melengkapi dan menghargai antara satu sama lain, bukan malah sebaliknya

Datangnya santri dari berbagai macam daerah dan suku membuat kita saling mengenal ciri khas dan karakteristik kepribadian seseorang

Maka dari itu, meninggalkan bahasa daerah di pondok adalah sebuah sistem pendidikan yang efektif dalam membangun persatuan dan kesatuan Ukhwah Islamiyyah alias tidak di beda-beda kan antar ras atau suku

Selain untuk mempercepat pemahaman bahasa Arab dan Inggris, meninggalkan bahasa daerah adalah upaya dalam menghilangkan ke egoisan bahkan membuat kubu atau kelompok dari tiap daerah santri berasal.

Lalu hal ini lah yang membuat keunikan diantara individu santri, hal ini lah yang membuat kita saling berlomba dalam kebaikan dan saling menasehati

Terlepas dari daerah mana santri tersebut berasal, sebenarnya tidak ada hubungannya dengan daerah asal santri, semoga ulasan artikel tentang tipe-tipe anak pesantren kali ini akan mengingatkan mu kembali teman-teman mu saat masa-masa di pesantren

Mungkin ada sebagian teman sekamar mu yang sama seperti tipe anak pesantren dibawah ini?

Apa saja tipe-tipe anak pesantren? 

Penasaran? 

Berikut ulasannya versi Wakilsantri

Tipe-tipe Anak Pesantren

1. Abu Naum

Abu Naum julukan yang berasal dari kata bahasa Arab, yang artinya Abu adalah Tukang, Naum adalah tidur

Tipe Anak Pesantren yang pertama adalah Abu Naum alias Si Tukang Tidur

Santri tipe seperti ini biasanya tidak bisa bertahan lama dalam kondisi tetap atau diam

Tidak pula mengenal tempat dan waktu

Dimana kondisi nyaman, tak lama kemudian santri tipe seperti ini akan langsung tertunduk, terkadang sesekali manggut-manggut lalu tak lama akan tertunduk lama lalu tidur dan ngorok

Lebih parahnya lagi jika sholat subuh tiba terkadang selepas sujud ia tak bangun bangun lagi

Juga saat khutbah Jum'at

Ga ada obat

2. Tukang Makan

Berbeda dengan tipe anak pesantren pertama yaitu abu naum, santri over dosis waktu tidur

Tipe Anak Pesantren yang kedua adalah si tukang makan

Ditawarkan atau tidak ditawarkan oleh temannya, santri tipe tukang makan ini akan slalu ikut makan saat temannya pun makan

Terkadang dia tak memikirkan perut temannya yang belum makan sama sekali, yang penting perutnya pun ikut kenyang

Santri tipe seperti ini akan slalu dekat dengan santri yang royal dengan makanan

Sayangnya tipe santri tukang makan ini tidak bisa di spesifikasi kan dengan ukuran badannya, santri yang berbadan kecil pun terkadang over dengan makanan

3. Atlet

Tipe Anak Pesantren yang ketiga adalah tipe atlet

Tak dikelas tak dikamar, santri tipe atlet ini slalu membuat challenge yang akan diikuti oleh teman yang lainnya

Entah meloncat meraih atap kamar, salto di kasur, main bola didalam kelas, hingga bermain pingpong dengan meja dikelas jika tak ada ustadz yang mengajar, ada saja yang dilakukan nya.

4. Hemat?

Entah pelit atau memang uang bulanannya habis, tipe anak pesantren yang hemat ini tipe santri yang bisa dibilang ga modal

Serba minta dan minjem

Ke kamar mandi hanya bermodalkan handuk dan sikat gigi, santri hemat seperti ini akan meminta sabun cair, odol, shampo hingga sabun muka ke santri yang lainnya

Jika sekali atau dua kali mungkin masih di maklum, bagaimana jika dilakukan nya setiap mandi??

Jika ketempat makan dia tak membawa apapun, dikala setiap santri membawa piring nya masing-masing, dia hanya akan membawa gorengan yang dibelinya di kantin, lalu menunggu temannya selesai makan, lalu meminjam piringnya untuk dia makan

Hemat

5. Si Bersih & Rapih

Berpakaian bersih dan rapih memang diwajibkan pada tiap santri, namun bagaimana jika kebersihan dan kerapihan nya berlebihan

Tipe Anak Pesantren yang kelima si bersih dan rapih ini kadang menguntungkan kadang meresahkan

Menguntungkan nya jika kita hidup dilingkungan sekitar nya sudah pasti tempat akan selalu rapih dan bersih, tak perlu disuruh dengan suka rela nya dia membersihkan sekitarnya

Dan meresahkannya, berlebihan nya pada kerapihan dan kebersihan mengakibatkan slalu marah-marah pada temannya hanya karena berantakan

Tipe santri yang bersih dan rapih ini tidak betah berlama-lama jika tempatnya kotor dan berantakan, meski sedikit.

6. Indisipliner

Si Pelanggar Disiplin

Tipe Anak Pesantren keenam adalah si pelanggar disiplin

Tak jauh berbeda dengan tipe-tipe anak pesantren seperti diatas, tipe santri ini sudah kebal dengan hukuman atau punishment

Jika sekali dua kali melanggar disiplin mungkin masih wajar, namun bagaimana jika setiap pelanggaran disiplin selalu ada santri ini

Entah di asrama, di masjid, di kelas, di setiap kegiatan, jika dihukum slalu ada dia.

7. Sakit-sakitan

Santri tipe yang suka drama ini biasanya ciri-ciri  santri yang tidak lama lagi akan keluar dari pondok.

Entah bohong atau benar, berbagai macam penyakit dan alasan yang ada saja untuk pulang atau hanya untuk menghindari kegiatan pondok.

Karena pura-pura sakit adalah cara ampuh menghindari kegiatan pondok meski tidak harus izin pulang ke rumah.

Ada saja jatah setiap bulannya untuk izin sakit

Kala hari Jum'at datang, tiba-tiba saja sakitnya sembuh dan bisa berolahraga di lapangan.

8. Si Perpek

Sudah ganteng, jago musik, olahraga, nilai pelajaran tidak jelek-jelek amat, pokoknya serba dilakoni.

Sebenarnya kekurangan nya, dia hanya tidak fokus pada satu bidang, hanya saja bisa menghandle apapun tugas yang diberikan, entah MC, qori, muadzin, pidato dan lain-lain.

9. Gatal-gatal

Jika tipe santri gatal-gatal dirasakan oleh santri baru mungkin sudah tidak aneh lagi. Tapi bagaimana jika dia sudah kelas atas pun, kebiasaannya tidak pernah berubah

Sekalipun sudah mandi ataupun mencuci, kadang gatal saja jika tangannya tidak menggaruk bagian tubuhnya, apalagi pada bagian tersebut.

10. Bucin

Tipe Anak Pesantren yang terakhir adalah jika zaman now biasa disebut bucin. (Jika zaman itu ada saja julukan ini saya pasti sudah senang untuk meledeknya melulu dengan kata ini)

Selalu saja melulu lagi-lagi tentang perempuan

Ke bucinan nya hanya berhenti jika dia sudah menikah

Tak ada lagi gosip atau obrolan tentang wanita, perempuan, mar'ah, banat lagi

Bosannya saya dengan tipe anak pesantren yang satu ini hanya karena yang melulu tentang hati, perasaan dan cinta, tapi ujung-ujungnya tidak dinikahi atau hanya untuk senang-senang saja

Bodohnya lagi wanita yang dia dekati terpengaruh padahal dia sendiri tau jika cinta tersebut bersifat hanya sementara atau cuma main-main

Jujur saja kala itu saya pernah bermasalah dengan tipe santri seperti ini

Kala itu saya memang benar-benar niat menjalin hubungan serius dengan wanita yang sedang didekati nya, karena saya tau jika santri ini niat hanya mempermainkan perasaan si wanita alias Playboy

Lalu santri itu tak menerima jika santriah yang sedang didekati nya, saya pun berusaha pdkt dengan akhwat tersebut

Singkat cerita, kisah cinta berakhir tak satupun diantara kami yang benar-benar menikahi nya, karena kala itu saya berfikir jika saya harus mengalah daripada berdebat buang-buang waktu

Bucin.

Simpulan

Yups guys, itulah 10 Tipe Anak Pesantren ala Wakilsantri

Pada dasarnya, seperti apapun tipe santri tersebut, selagi diantara kita tidak saling mengganggu atas kenyamanan masing-masing dalam menuntut ilmu, maka tidak masalah

Selagi jika tipe anak pesantren tersebut buruk, maka sebisa mungkin kita untuk selalu tak bosan-bosan mengingatkan

Yang penting tidak mengganggu proses kita ketika menimba ilmu di Pesantren.

Oke, jika ada tipe yang menurut kalian ingin ditambahkan, silahkan jangan sungkan untuk meninggalkan di kolom komentar dibawah ini.

Dan jika bermanfaat, silahkan di share pada teman-teman lainnya supaya lebih banyak yang mengetahui tentang Tipe-tipe Anak Pesantren ini.

Jangan lupa untuk membaca artikel Wakilsantri yang lainnya juga, ada banyak cerita-cerita seru dan menarik dan jika tidak ingin ketinggalan informasi dari kami, silahkan berlangganan dengan alamat gmail (100% gratis!) Untuk mendapatkan notifikasi langsung jika ada artikel baru.

Atau bisa juga follow akun Twitter kami di @wakilsantri

See you next time!

Posting Komentar