Sedekah adalah harta kita yang sebenarnya Sedekah Sekarang

Berapa Lama Mondok di Pesantren?

Sebenarnya berapa Lama Mondok di Pesantren, pertanyaan ini jika pada umumnya dikembalikan lagi pada tiap Pesantren itu sendiri.
Berapa Lama Mondok di Pesantren?


"Berapa Lama Mondok di Pesantren?"
Seseorang bertanya pada saya

Ya kalo saya pribadi menjawabnya saya mondok di Pesantren selepas lulus SD. Kedua orang tua saya merekomendasikan saya untuk masuk Pesantren, karena saat itu sekolah formal di daerah tempat saya tinggal rawan tawuran antar pelajar, hal itu yang membuat khawatir orang tua saya. Belum lagi pergaulan yang sangat mengkhawatirkan juga.

Maka dari itu Pesantren lah yang kami pilih, selain menghindari kedua permasalahan diatas, Alhamdulillah rumah nenek saya pun tak jauh dari lokasi Pesantren. Jadi diharapkan jika terjadi apa-apa, seperti sakit dan lain-lain mudah diatasi.

Sebenarnya berapa Lama Mondok di Pesantren, pertanyaan ini jika pada umumnya dikembalikan lagi pada tiap Pesantren itu sendiri.

Namun rata-rata pesantren jenjang waktu karir Pendidikannya sama seperti sekolah formal. Rata-rata 6 sampai 3 tahun. 6 tahun untuk lulusan SD sampai SMA, 3 tahun untuk lulusan SMP sampai SMA.

Tak seperti Pondok saya dan Gontor, karena Pesantren yang saya pilih merupakan salah satu pesantren alumni Gontor

Maksudnya, ketiga Kiyai Pendiri Pesantren saya ketiganya adalah alumni Gontor

Sudah pasti sistem pelajaran dan kegiatan mengikuti seperti Gontor

Sampai pernah pada suatu pertemuan ketika KH.  Zarkasyi (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor) berceramah jika Pesantren kami saat itu yang benar-benar masih mirip seperti Gontor, kiblatnya pada Gontor, Rukuk sujud nya pun seperti Gontor

Karena saat ini rata-rata pondok cabang ataupun alumni sudah mengikuti seperti sistem sekolah formal, murid atau santri itu sendiri bebas memilih apakah ingin mondok juga atau hanya sekolah nya saja.

Tentu ini sangat bertolak belakang dengan sistem Gontor yang ada, Gontor sangat mewajibkan para santri nya untuk totalitas mengikuti setiap kegiatan yang ada di Pondok, begitu pun Pesantren saya dulu.

Tidak bisa santri hanya mengikuti pelajaran siang saja lalu kembali ke rumah, atau hanya mengikuti kegiatan Pramuka saja. Karena dikhawatirkan ilmu yang didapat hanya setengah-setengah dan hal negatif lainnya.

Karena seperti Gontor, total lama saya sekolah pun tidak seperti teman saya yang sekolah formal, salah satu syarat untuk mendapatkan ijazah dari Kiyai, para santri diwajibkan mengabdi satu tahun penuh disebuah Pesantren setelah ujian akhir siswa selesai, entah dari pesantren yang dipilih dari hasil musyawarah Kiyai dan Asatidz ataupun pesantren yang santri itu pilih sendiri nantinya.

Jadi ketika dulu selesai Ujian Nasional teman saya dirumah langsung berkuliah, saya masih mengabdi di Pesantren.

Saat itu memang dikhawatirkan telat dan lain-lain, apalagi santri yang masuk dari kelas intensif (lulusan SMP) namun realitanya tidak demikian. Selepasnya kami dari Pondok sama saja bisa mengikuti perkuliahan dan lain sebagainya.

Jadi total berapa lama saya tinggal di Pesantren adalah 7 tahun, 6 tahun waktu menimba ilmu, 1 tahun pengabdian

Alhamdulillah manfaat dari pengabdian ini selepas lulus dari pesantren saya tidak sulit mencari kerja, saya diberi pilihan dari pihak yayasan yang saya abdi untuk tetap mengajar di pesantren tersebut. Lalu disamping itu saya memulai kuliah disamping sela-sela waktu saya mengajar di yayasan tersebut.

Itulah salah satu manfaat dari pengabdian, banyak Yayasan, sekolah, pesantren yang membutuhkan alumni-alumni lulusan Pondok kami, berkah.

Harga, berapa lama kita bermukim di Pondok tak sebanding dengan manfaat yang kita peroleh kelak setelahnya

Karena pada dasarnya hidup ini diantara kita bukanlah kompetisi, bukanlah pertandingan. Semuanya sudah punya track nya masing-masing.

Kelak akan menjadi apa kita kedepannya, bukan dimana kita berada, posisi apa kita saat ini, tapi kearah mana kita melangkah? 

Mardotillah? 

Wallahu'alam

Posting Komentar